Menunggu?pasti kita pernah mengalami hal yang seperti ini entah itu kapan,sebenarnya apa yang kita tunggu?seseorang kah atau menunggu sebuah kepastian.Kita berfikir sejenak untuk itu semua seperti layakya kepompong yang akan berubah menjadi kupu-kupu,jangan terlalu berharap lebih kepada sesama manusia memang tak dapat kita pungkiri terkadang kita terlalu berharap kepada seseorang dan pada akhirnya kita sendiri yang merasakan sakitnya juga,menunggu yang hanya tersisa adalah menyakitkan tetapi bahkan lebih menyakitkan ketika kita tidak dapat memilih antara menunggu atau meninggalkan.Bagaimanapun arti kata menunggu itu sebenarnya bukan sebuah kepastian yang nyata.Terselip sudah kita menduakan Tuhan,selama ini kita diberi kehidupan oleh Tuhan,tapi mengapa kadang kita lupa siapa yang memberikan semua itu bahkan kita tega menduakan Tuhan,berhenti berharap kepada manusia,semua hanya milik-NYA apapun yang kita inginkan baik belum tentu terbaik menurut Tuhan,sekarang hanya menunngu yang tepat yang akan dipilihkan oleh Tuhan entah itu kapan,sontak mereka mengira bahwa diriku tak bisa menghargai perasaan orang lain,sebenarnya bukan karena itu karena Tuhan belum mempertemukan yang tepat,suatu saat nanti..ya saya yakin suatu saat nanti "I believe this miracle of GOD".Saya tidak perduli orang mau berkata apa tentang saya toh mereka juga tidak pernah menghidupi saya.Butuh waktu untuk membuka hati yang telah lama kusam,kisah yang terjadi di masa lalu akan menjadi pelajaran di masa yang akan datang because lightning never strikes in the same place twice.Sekarang saya hanya menjalani apa yang ada di depan mata,jalani,nikmati dan rasakan selebihnya serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.





0 komentar:
Posting Komentar