Minggu, 04 Januari 2015

Model & Metode Pembelajaran



Di era globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang semakin canggih ini, penyebaran  informasi dan akses telekomunikasi semakin lebih cepat dan mudah. Tidak dapat dipungkiri hal tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masyarakat, baik kalangan terpelajar maupun bukan kalangan terpelajar dengan berdampak positif atau pun negatif tergantung pemanfaatannya.  

facebook dapat dijadikan media kreatif karena memberikan akses kepada informasi online, juga tersedia jaringan dimana para  individu  dapat  saling berinteraksi dan fitur-fitur yang mendukung. Facebook juga merupakan situs jejaring paling populer di indonesia, di mana Indonesia merupakan negara pengguna fafebook (FB) terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS). Dari 30.000.000 orang pengguna internet di Indonesia sebanyak 87% mengunjungi jejaring sosial (FB dan twitter), hal ini berdasarkan penelitian (TNS) Digital Life. Kemudian pengguna jejering sosial terbesar di Indonesia adalah usia remaja.
 

Di bawah ini fitur-fitur facebook yang dapat di gunakan sebagai media pembelajaran :
 1.Facebook group, dalam hal ini setiap pengguna facebook dapat mempergunakan ,membuat dan bergabung pada sebuah group, tentunya dalam hal ini group facebook dalam kajian-kajian keilmuan, study club, dan komunitas peserta didik.
 2.Facebook share, fitur ini untuk men-share materi (tulisan singkat, link, gambar, video dsb) ke semua teman-temannya.
 3.Fiture chat, fitur untuk ngobrol langsung dengan sesama pengguna facebook yang telah menjadi teman kita dan bisa menjadi media diskusi online.
 4. Facebook note, fitur ini adalah fitus untuk memuat tulisan.
 5. Facebook quiz, fasilitas facebook ini adalah kita bisa membuat quiz dan fiitur ini bisa dioptimalkan oleh guru atau peserta didik untuk latihan materi untuk evaluasi pembelajaran lewat quiz online yang interaktif.
Dalam implementasinya model pembelajaran yang bisa di gunakan yaitu pembelajaran Group Investigation  dan TPS (think, pair and share) dengan cara membuat forum diskusi di grup facebook. Kemudian guru bisa berperan aktif dengan cara membuat grup yang berkenaan dengan mata pelajaran yang di ampuh kemudian mensosialisasikannya kepada peserta didik. Dalam grup, guru bisa share materi dari web hal ini untuk menambah bahan ajar buat siswa, ruang konsultasi, dan ringkasan materi pada note. Kemudian juga dalam facebook ada fasilitas games quiz yang bisa dijadikan media latihan dengan membuat latihan/quiz di facebook. E-learning dengan media facebook di harapkan akan menjadi media yang menarik dan dekat dengan peserta didik yang akan meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan tercapainya ketuntasan belajar. Dalam model bisa di simpulkan dengan gambarkan sebagai berikut :



Cepi Riyana. 2006. Media Pembelajaran. Modul, Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Bandung.
Dimyati, M. 1991. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Empy Effendi, 2005. E-learning Konsep dan Aplikasi. Cipta Publisher. Jakarta.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 107/U/2001 tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh.
Paulina Pannen, “Strategi Pembelajaran: Perspektif E-learning”, disampaikan pada Workshop tentang E-learning, November 2007, di UI, Depok.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wayan, Dasna. 2006. Pengembangan Pembelajaran dan Evaluasi. Malang : Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) Universitas Negeri Malang (UM)
Zainal A. Hasibuan dan Team. “Sistem E-learning: Student Centered E-learningEnvironment (SCELE)”, disampaikan pada Workshop tentang E-learning, November 2007, di UI, Depok.
     ,http://gallerypendidikan.blogspot.com/2009/11/facebook-sebagai-media-pembelajaran.htmlOnline, 31 Januari 2012
            ,http://idaytsaqiff.blogspot.com/2010/05/konsep-dan-strategi-
pembelajaran.html
Online, 31 Januari 2012



0 komentar:

Posting Komentar